Tentang UGM
IT Center
Perpustakaan
Penelitian
Webmail
Bahasa Indonesia
English

​Mengelola Keuangan Bagi Fresh Graduate

Posted on 01/10/2015 by Administrator
Post on
01
Oct
2015

Satu langkah dalam hidup telah dilewati. Lulus kuliah dan menyandang gelar sarjana berhasil ditempuh. Kini saatnya mengatur langkah menuju jenjang dunia pekerjaan. Bagi kelompok fresh graduate rasanya memperoleh pekerjaan pertama adalah anugrah terindah. Ditambah lagi mereka akan memperoleh penghasilan tiap bulannya. Akan tetapi, Kebanyakan seseorang fresh graduate banyak yang belum memiliki pengetahuan tentang pengelolaan keuangan. Sebagai arahan kiat mengelola keuangan bagi fresh graduate, berikut adalah tips-tips yang bisa diimplementasikan agar gaji yang diperoleh tidak terbuang sia-sia:

  • Kontrol Diri

Seorang fresh graduate apalagi yang belum berkeluarga, sering menyalahartikan arti kata butuh dan ingin. Kuasai pula aturan 14 hari. Jika ingin membeli sesuatu, tunggulah hingga setidaknya 14 hari. Aturan ini cukup efektif mencegah Anda membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

  • Tentukan Proporsi Pengeluaran Rutin

Ketika telah menerima gaji, tentukan terlebih dahulu bagaimana pola pengeluaran bulanan. Seperti uang makan harian, transportasi, atau bahkan dana untuk membantu orang tua. Usahakan proporsi pengeluaran rutin ini berkisar antara 40% tiap bulannya.

  • Mulai Menabung

Kebanyakan fresh graduate merasa gaji tidak perlu ditabung selagi masih muda dan lajang. Pikiran seperti itu harus diperhatikan ulang. Justru selagi belum memiliki tanggungan, seharusnya bisa menabung sebanyak-banyaknya. Seseorang harus memiliki minimal 2 jenis tabungan/rekening, yaitu rekening operasional dan rekening darurat. Setelah gaji bulanan diterima langsung pisahkan uang ke masing-masing rekening. Misalnya untuk kebutuhan sehari-hari, masukkan ke rekening operasional dan sisanya masukan ke dana darurat.

  • Mulai Investasi

Ketika rekening dana darurat telah terkumpul, maka Anda mulai menyisihkan untuk investasi. Investasi bisa dimulai dari sedini mungkin, bahkan fresh graduate bisa memulainya. Mumpung baru mulai bekerja dan umur masih muda diharapkan untuk segera memulai investasi. Perencana keuangan dari MRE Financial & Bussiness Advirsory, Andy Nugroho mengatakan investasi yang tepat bagi pegawai pemula yang pendapatan minim yaitu reksa dana ritel. Reksa dana ritel tergolong lebih bagus dibandingkan tabungan biasa. Tabungan biasa biasanya akan mendapatkan bunga sebesar 3-4 persen. Sedangkan di reksa dana ritel, perrtumbuhan bunganya bisa melebihi pertumbuhan inflasi (misal 7%).

Selain rekasa dana ritel, fresh graduate juga bisa berinvestasi berupa emas atau logam mulia. Harga logam mulia cenderung naik dari bulan maupun tahun-tahun berikutnya. Semakin cepat memulai investasi, semakin sedikit jumlah dana yang harus Anda Investasikan. Misalnya, untuk menyiapkan dana pensiun, akan berbeda jumlah bila Anda memulai di umur 30 tahun. Tentunya yang memulai investasi sejak awal hanya perlu mempersiapkan dana yang lebuh sedkit disbanding usia yang lebih tua.