Tentang UGM
IT Center
Perpustakaan
Penelitian
Webmail
Bahasa Indonesia
English

Kemampuan Public Speaking Tentukan Kesuksesan Seseorang

Posted by Administrator
Posted on
06
Nov
2015


Berbicara di depan publik, bagi sebagian orang, dirasa menjadi mimpi buruk. Sorotan mata para audiens dan kegagalan mempresentasikan materi kadang menjadi bayangan yang menakutkan. Persoalan tersebut lantas menjadi sorotan Ninda Nindiani, Presenter dan Trainer Public Speaking dalam workshop bertajuk “Stealing the Audience: Menghilangkan Kendala Berbicara di Publik” di Grha Sabha Pramana UGM, Jumat (6/11). Workshop ini merupakan salah satu rangkaian acara Sosio-Humaniora Integrated Career Days UGM 2015.

Ninda mengatakan, public speaking adalah seni berbicara kepada orang lain dan mengupayakan supaya orang mengerti dan terpengaruh terhadap apa yang disampaikan. Supaya orang mengerti, Ninda memberi tips kepada audiens untuk mempresentasikan materinya secara jelas dan runtut. Selain itu, artikulasinya harus jelas. Penentuan tempo berbicara sangat berpengaruh pada kualitas artikulasi seseorang. “Suaranya harus jelas didengar audiens. Apabila memakai mic, atur saja agar tidak terlalu besar atau kecil volumenya,” jelas perempuan yang pernah menjadi presenter Geronimo FM ini.

Sebelum memasuki podium pun seorang presenter perlu mempersiapkan berbagai hal. Agar tidak kehabisan bahan pembicaraan, kita perlu mempersiapkan naskah/materi. Materi yang disampaikan pun jangan terlalu berat, melainkan yang sederhana dan mudah dipahami banyak orang. Ia melanjutkan, materi yang disampaikan juga harus bervariasi, misalnya dengan cerita, gambar-gambar menarik, grafik, dan lain sebagainya. “Supaya orang tertarik dan yakin, maka kita harus berbicara dengan antusias, ekspresif, dan emosi yang sesuai dengan isi pembicaraan,” terangnya.

Hal yang sering dilupakan oleh seseorang ketika presentasi adalah etika dan etiket. Etika adala norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Kadangkala seorang presenter hanya sekadar melakukan presentasi tanpa memperhatikan etika. “Etiket ini sering dilihat sepele tapi dampaknya sangat berpengaruh besar terhadap keberhasilan penyampaian pesan kepada publik,” ujarnya. Di akhir acara, PT. Pelindo 1 dan Bank Jatim mempresentasikan company profile-nya.